- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Halo pelanggan Jagoan SEO, buat yang belum, subscribe dulu dong!
Mungkin judul video ini jadi ambigu, “Cara Meyakinkan Orang Tua Kita Mau Menjadi YouTuber”. Sebetulnya mau meyakinkan bahwa kita mau jadi YouTuber ke ortu, atau meyakinkan ortu jadi YouTuber?
Gak usah takut, kita bakal bahas semuanya!
Kali ini kita bakal bahas gimana sih cara meyakinkan orangtua kalian bahwa kalian mau jadi seorang Content Creator, alias pembuat konten, atau singkatnya YouTubers aja?
Kalau kalian gak tahu seberapa pentingnya peran orangtua di dunia Youtube yang akan kalian geluti, cek video di bawah ini:
Inilah Cara Meyakinkan Orang Tua Kita Mau Menjadi YouTuber
1. Pahami Cara Berpikir Orang Tua
Orangtua jaman dulu termakan jargon iklan seperti ini, “memberi bukti, bukan janji!”
Dan itu masih melekat sampai sekarang.
Jadi misalnya kalian mau menjadi seorang YouTuber, tentukan tema apa yang tepat dan paling cocok untuk kalian kerjakan tanpa merasakan ada beban.
Kalau bisa, sesuatu yang menyenangkan hati orangtua.
Orang tua kalian gak bakal setuju, atau mungkin bahkan melecehkan cita-cita kalian, kalau kalian mau bikin channel YouTube yang kontennya tentang “tips-tips efektif menjaga kebersihan”, padahal buat beresin ranjang kalian atau gunting kuku aja kalian gak becus.
Kebanyakan ortu pengen yang terbaik buat anaknya, sebrengsek apapun mereka di mata kalian.
Tanpa kalian tahu, mereka mikirin kalian udah gede bakal dapat kerja atau gak, ke mana, dan bagaimana cara menyalurkan bakat dan hobi kalian ke tempat yang positif.
Kalau kalian gak sadar kalian punya suara bagus, mungkin ortu kalian sadar hal itu, cuma gak mau terlalu memuji bakat menyanyi itu karena takut kalian bercita-cita jadi penyanyi tapi gak ada penyaluran, dan berakhir sia-sia.
Nah, kalau bakat kalian itu kalian wujudkan dalam bentuk channel YouTube… gw berani bertaruh mereka akan lebih mendukung kalian jadi YouTuber.
Tapi… perhatikan tips nomer dua!
2. Wujudkan Cita-cita Mereka
Okelah, kalian mikir jadi YouTuber adalah cita-cita kalian yang tidak terbendung.
Tapi kalian jangan lupa, ortu kalian juga punya cita-cita memiliki anak seperti apa jauh dari sebelum kalian lahir.
Bisa jadi itu adalah cita-cita mereka yang gak kesampean karena masalah biaya. Kemudian ini memotivasi mereka bekerja giat supaya kamu bisa sekolah tinggi seperti cita-citanya yang kandas dulu.
Jadi gimana kalian bakal direstuin jadi YouTuber kalau cita-cita kalian jadi YouTuber dianggap menghancurkan cita-cita mereka dan membuat semua pengorbanan mereka sia-sia.
Kita bikin sederhana aja… kalian dikuliahin di jurusan grafis, bikin aja channel YouTube seputar dunia grafis itu. Atau kalau menurut kalian itu bakal basi… kreatiflah… bikin vlog suka duka jadi orang yang ngambil jurusan grafis.
Tahu kan, kalau semua orang suka drama?
Jadi kalian dan ortu kalian mendapatkan win-win solution.
3. Konstan dan Disiplin
Lakukan dua tips di atas secara konstan dan disiplin. Kalo ortu kalian melek tekhnologi, alias gak gaptek, mereka bisa diem-diem stalkingin channel kalian.
Kalau mereka gaptek, mungkin mereka punya temen yang punya temen yang punya temen yang gak gaptek dan ngasih tahu ke ortu kalian bahwa kalian, anaknya tiap hari muncul di suggest YouTube mereka.
Ini bakal bikin ortu kalian diam-diam ngerasa bangga kalau konten kalian positif. Dan ketika tiba saatnya kalian bilang mau jadi YouTuber beneran, 80% kemungkinan mereka akan dukung.
4. Pengaruhi Secara Perlahan
Ini adalah worst case scenario. Ortu kalian kolot abis, dan walaupun mereka melunak, mereka harus dapat approval dari sanak saudara yang dituakan.
Ini nyebelin! Tapi fakta!
Pengaruhi mereka secara perlahan. Kalau ortu kalian suka nonton berita, kasih tunjuk chanel-channel berita yang ada di YouTube, tapiiii… yang sesuai dengan selera kalian.
Kalau ortu kalian sukanya nonton drama Korea, tunjukin channelnya BTS, dan Blackpink.
Kalau mereka mulai suka, baru tunjukin video yang mirip dengan selera ortu kalian dan sudah kalian bikin secara diam-diam.
Lalu tanya, “boleh gak aku jadi seperti channel yang papa atau mama suka tonton di YouTube?”.
Daaaan… karena mereka gak mau selera mereka dianggap negatif, kemungkinan besar kalian akan direstui jadi YouTuber.
Malah, mungkin mereka akan maksa sanak saudara kalian yg dari antah berantah untuk subscribe channel kalian.
5. Gak Usah Omongin AdSense!
Ini terdengar konyol, tapi penting!
Faktor ekonomi keluarga adalah hal yang sangat sensitif untuk dibahas dengan orangtua.
Sebelum mereka menikah, mereka udah dituntut untuk bisa mandiri, dan ketika mereka mandiri, mereka dituntut untuk membiayai kalian.
Jadi… ngomongin AdSense dengan mereka sama aja kaya bilang, “Gw bisa cari duit sendiri!”.
Faktor ekonomi adalah salah satu hal yang mengikat anggota keluarga tetap bersama. Itu hukum alam.
Bukan! Bukannya mereka gak senang kalian bisa dapetin duit, dalam hati mereka bakal senang kalau bisa ngurangin duit jajan kalian dan pakai dana itu untuk memuaskan nafsu mereka yang gak kesampean, misalnya koleksi mainan dll.
Ini membawa kita ke nomor 6.
6. Ortu Juga Bisa Jadi YouTuber.
Kalau kalian udah menjalankan semua poin-poin di atas, mendapat restu dan akhirnya AdSense kalian berhasil diuangkan.
Kalian bisa tanya ortu kalian, “pah… papa gak mau bikin review action figure koleksi papa? Nanti kita collab pah!”.
Atau, “Mama gak mau bikin kaya 5 minutes craft gitu? Mama kan kreatif. Nanti kita collab, ma!”.
See… kalau semua harmonis, kita bakal bisa bikin konten Youtube tanpa ada beban dan lebih bahagia.
Lalu apa?
Besok kita bakal bahas apa-apa aja yang harus kita lakukan begitu kita direstui untuk bikin channel.
Jagoan SEO undur diri dulu. Sampai jumpa besok.
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Komentar
Posting Komentar
Malah jadi bingung? Sama dong...